Tampilkan postingan dengan label Vajra and Vidyaraja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vajra and Vidyaraja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Januari 2012

Yamantaka Maha Vajra


Yamantaka

Yamantaka Maha Vajra adalah salah satu dari Panca Maha Vajra di dalam Tantra, termasuk Golongan Tantra Ayah. Yamantaka berasal dari kata Yama dan juga Taka Yama artinya adalah kematian dan Taka dapat diartikan sebagai menakhlukani. Yamantaka, juga dikenal sebagai Vajra Bhairava (Tib: Dorje Jinje) merupakan Tubuh Cakra Pengajaran dan Titah dari Manjushri Bodhisatva. Manjushri Bodhisatva (Wen Shu Shi Lu Pu Sa / Man Shu Shi Li Pu Sa) sendiri merupakan Perwujudan Maha Prajna yang Sempurna dari Para Buddha di Sepuluh Penjuru dan Tiga Masa, juga merupakan Guru dari Tujuh Buddha Masa Lalu, Manjushri Bodhisatva dahulu adalah Tathagata Long Zhong Shang Zun Wang Ru Lai , sekarang adalah Tathagata Huan Xi Zang Mo Ni Bao Jing Ru Lai , dan kelak adalah Tathagata Pu Xian Ru Lai.

Di Bumi Tibet ada sebuah legenda yang mengatakan bahwa Yamantaka muncul untuk meankhlukan Yamaraja, dalam legenda itu dikisahkan bahwa pada suatu waktu di jaman dahulu di Bumi Tibet Yamaraja telah membunuh banyak orang, ia membunuh dan memakan manusia, melihat hal ini Manjushri Bodhisatva sebagai bentuk Maitri Karuna Nya mewujudkan diri nya menjadi wujud Krodha yang seperti Yamaraja, namun lebih unggul dari Yamaraja dan menkahlukan Yamaraja, itulah Yamantaka. Legenda ini sebenarnya memiliki makna yang mendalam. Yamantaka menakhlukan Yamaraja dalam cerita bermakna Kesadaran Anuttara memasuki kesadaran rendah, juga berarti proses Transformasi Lima racun menjadi Lima Prajna. Yamaraja di dalam cerita ini bukan menunjuk kepada Raja Yama (Yan Lou Wang) yang bertugas di Naraka (Raja Yama yang bertugas di neraka sebenarnya adalah manifestasi dari Ksitigarbha Bodhisatva), tetapi Yamaraja di sini adalah perwujudan dari segala kualitas buruk yang berada di dalam diri para insan, Para insan dibunuh dan dimangsa oleh Yamaraja dalam legenda ini, melambangkan kualitas buruk akibat racun - racun batin yang berada di dalam diri para insan dan masih membelengu nya, sehingga insan para insan masih berada di dalam samsara. Dan Yamantaka menaklukan Yamaraja dengan wujud yang seperti Yamaraja namun lebih unggul dari Yamaraja berarti malalui aktivitas Nya, Yamantaka dapat menkhlukan lima racun batin di dalam diri para insan dan mentransformasikan nya menjadi Panca Prajna dengan daya upaya yang paling sesuai dengan kecendrungan yang berbeda - beda pada diri setiap insan. Dengan melaksanakan latihan dari Yamantaka seseorang akan dapat menakhlukan lima racun di dalam dir nya dan mentransformasikan menjadi lima prajna dan pada akhirnya juga dapat merealisasikan kualitas dariYamantaka, yang tidak laina dalah kualitas dari Manjushri Bodhisatva, yang sebenarnya juga merupakan kulitas sejati dari Dharmakaya.

Trikaya dari Yamantaka:
Dharmakaya (Tubuh Kebijaksanaan Agung): Amitabha Buddha
Sambhogakaya (Tubuh Kebahagiaan Agung): Manjushri Bodhisatva
Nirmanakaya (Tubuh Manifestasi yang melakukan aktivitas): Yamantaka

Makna dari wujud Yamantaka

Yamantaka memiliki 9 kepala melambangkan 9 Yana (9 Tahapan dalam Dzogchen), juga melambangkan 9 Sutra Mahayana, serta melambangkan aktivitas Maitri Karuna untuk membebaskan 9 Alam (Sembilan Jenis Kondisi Alam di Enam alam Gati, yang terlahir dalam 4 macam cara)
(Perwujudan Yamantaka sangat banyak, ada yang berkepala satu. Berkepala satu melambangkan hanya ada satu kebenaran sejati)

Kepala yang berbentuk Kepala Kerbau bermakna menakhlukkan Yama / Kematian

3 Kepala di kiri, kepala yang di sebelah kepala utama berwarna abu - abu bermakna kematian, di sebelah kiri kepala tersebut adalah kepala yang bewarna putih bermakna kesucian, kepala yang di paling kiri berwarna hitam bermakna angkara murka

3 Kepala di kanan, kepala yang di sebelah kepala utama berwarna kuning bermakna kedamaian, di sebelah kanannya adalah kepala yang berwarna biru bermakna otoritas, dna di paling kanan adalah kepala yang berwarna merah bermakna angkara murka

Di atas kepala utama terdapat kepala yang berwarna merah melambangkan Mara yang menelan insan (menelan di sini bermakna membuat insan berada di dalam samsara)

Kepala yang paling atas adalah Kepala Manjushri Bodhisatva melambangkan Kebijaksanaan, Kedamaian, dan Maitri Karuna

Rambut yang berdiri melambangkan sudah merealisasikan Buddhata

5 Tengkorak melambangkan Panca Prajna dari Panca Buddha Vajra, juga melambangkan penakhlukkan terhadak Lima Racun Batin

Setiap kepala memiliki 3 mata melabangkan melihat ketiga waktu

Sepasang tanduk melambangkan Kye Rim dan Dzog Rim (Tingkatan Awal dan Tingkatan Kesempurnaan)

34 Lengan besarta tubuh, ucapan dan pikiran dari Yamantaka melabangkan 37 Praktek Bodhisatva

34 Lengan yang membentuk Mudra Penakhlukan melambangkan kekuasaan mutlak terhadap segala hal

17 telapak tangan kiri yang menghadap ke atas bermakna memberikan Persembahan Kepada Semua Buddha dan Bodhisatva di Sepuluh Penjuru dan Tiga Masa

17 telapak tangan kanan yang menghadap ke bawah bermakna menakhlukkan Semua Mara dan Dewa

16 Kaki melambangkan 16 Bentuk Kesunyataan, juga melambangkan 16 Tingkatan Mahasukha

Yamantaka bersatu dengan Pasangan (Vajra Vetali) melambangkan penyatuan antara Metode danKebijaksanaan

Yamantaka dan Vajra Vetali masing - masing bertubuh biru melambangkan Kesunyataan

Mengenakan kalung dari untaian 50 kepala manusia berdarah segar melambangkan sudah terbebas dari segala bentuk pikiran (Dualisme Pikiran)

Menjadikan tulang sebagai ornamen melambangkan 6 Aktivitas Bodhisatva

Kaki kanan menginjak manusia, kerbau, banteng, keledai, onta, anjing, domba, dan srigala melambangkan Asta Siddhi (8 Pencapaian). Di bawah hewan - hewan ini terdapat Para Dewa dari Triloka: Mahesvara, Visnu, Brahma, dan Indra melambangkan Keunggulan dari Buddhisme

Kaki kiri menginjak rajawali, burung hantu, gagak, nuri, pipit , elang, dan burung onta melambangkan 8 Bentuk Pembebasan. Di bawah hewan - hewan ini terdapat, Mara Berkepala 6, Dewa berkepala Gajah, Dewa Surya, dan Dewa Chandra melambangkan Yamantaka Tantra melampaui dunia biasa (adi duniawi)

Pasangan Yamantaka adalah Vajra Vetali, merupakan Manifestasi dari Sarasvati Devi (Sarasvati Devi adalah pasangan dari Manjushri Bodhisatva). Tangan Kanannya memegang Drikug melambangkan menghancurkan racun - racun batin dan tangan kiri nya memegang Kapala yang penuh darah melambangkan Maha Sukha, Kapala ini berisi darah dari 4 Mara, yaitu Klesa Mara, Mrtyu Mara, Skandha Mara, dan Devaputra Mara

Sadhana dari Yamantaka berasal dari Sutra yang disabdakan Buddha dan juga Terma (Harta Terpendam berupa Ajaran) dari Guru Padmasambhava. Perwujudan Yamantaka sendiri ada bermacam - macam, ada Yamantaka Biru, Yamantaka Hitam, Yamantaka Merah, Yamantaka Kuning, dan berbagai perwujudan lainnya. Di Tibet, Yamantaka Tantra ada di berbagai Silsilah Tantra dari Empat Aliran Besar. Di dalam Tradisi Gelugpa, Yamantaka melupakan Dharmapala Utama dari Maha Guru Je Tsongkapa dan juga merupakan Yidam yang sangat diutamakan dalam Aliran Gelugpa. Yamantaka sangat dihormati oleh Aliran Gelugpa, maupun oleh orang - orang Tibet, Yamantaka merupakan salah satu Adinata yang sangat diutamakan dan dihormati di Bumi Tibet. Saat ini Yamantaka juga merupakan Dharmapala Utama dari Yang Arya Dharmaraja Lian Sheng, melindungi silsilah Satya Buddha, menyingkirkan segala rintangan dan gangguan, serta mankhlukkan Mara

Sabtu, 12 November 2011

Vajrakilaya - Dorje Phurba




CERAMAH TRANSMISI SADHANA OLEH DHARMARAJA LIAN SHENG

Sadhana Vajrakilaya Mudah Kontak Yoga, Menaklukkan Semua Makhluk Halus dan Rintangan Kerisauan

23 Oktober 2011 -- Rainbow Temple


Pertama-tama kita sembah sujud pada Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna Mandala, sembah sujud pada Vajrilaya, Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, tamu agung kita hari ini adalah yang terhormat Dubes Liao dan istri, selain itu, akuntan kita Mrs. Teressa and husband, tadi masih ada seorang tamu agung, selamat datang.

Hari ini kita mengadakan homa Vajrakilaya. Homa Vajrakilaya belum pernah diadakan baik di Rainbow Temple maupun vihara mana pun, ini pertama kali mengadakan Vajrakilaya. Sebenarnya, Kilaya adalah Vajrakila. Di dalam Tantra, banyak manfaat dari Vajrakila, Ia juga digunakan dalam sadhana. Vajrakilaya boleh dikatakan adalah bagian pertama dari Sadhana Vajra, di bumi Tibet, banyak orang begitu mulai sudah belajar Sadhana Vajrakilaya, karena Ia adalah sesosok Vajra Vidyaraja yang sangat dahsyat di antara para dewa Dharmapala.

Ia berkepala 3 dan berlengan 6, agak mirip Pangeran Ketiga Nazha dari China, sekali menjelma bisa menjelma menjadi berkepala tiga dan berlengan enam, Vajrakilaya itu sendiri berkepala tiga, berlengan enam, sebenarnya, gambarupang-Nya mudah dikenali, gambarupang yang terpenting, Ia memiliki sayap, Anda melihat di dalam gambarupang-Nya ada sayap, kurang lebih adalah Vajrakilaya. Saya ingat masih ada satu yidam lagi yang memiliki sayap, hanya ada dua yidam! Letak keistimewaan Vajrakilaya ada pada sayap-Nya.

(Penjelasan Tambahan: Vajrakilaya memiliki 3 Kepala melambangkan Tri Kaya Buddha. Memiliki 3 mata di setiap kepala, melambangkan melihat ketiga waktu. Memiliki 4 taring melambangkan menghancurkan 4 bentuk kelahiran. Memiliki 6 lengan melambangkan 6 Paramita. Kedua lengan utama memegang Vajrakila / Phurpa melambangkan dapat menyingkirkan semua rintangan, baik itu rintangan luar, dalam, maupun rahasia. Bersatu dengan pasangan melambangkan kesatuan antara Metode dan Prajna. Memiliki 2 sayap melambangkan 2 sayap utama dalam Upaya Mencapai Ke Buddha an, yaitu Prajna dan Upaya Kausalya. 4 Kaki melambangkan praktek untum memperoleh pengikut / menyeberangan insan luas. Mengenakan pakaian dari kulit manusia melambagkan telah terbebas dari segala bentuk keserakahan. Mengenakan pakaian dari kulit harimau, melambangkan sudah terbebas dari segala bentuk kebencian. Mengenakan pakaian dari kulit gajah, melambangkan telah terbebas dari segala bentuk kebodohan. Mengenakan kalung dari untaian 50 kepala manusia, melambangkan telah terbebas dari segala bentuk dualisme pikiran. Tubuh yang telanjang melambangkan tidak ada lagi kemelekatan terhadap apa pun.)

Menurut legenda, Vajrakilaya ternyata adalah sesosok raja setan mahabala dari semua kuburan di bumi Tibet. Bicara tentang setan, bicara tentang dewa, sebenarnya, dewa dan setan tidak jauh beda. China banyak dewa, manusia setelah meninggal dunia disebut dewa. Setan belum tentu tidak baik, aneh sekali, ada umat begitu dengar ini setan, semua berkata, "Saya tidak mau tekuni lagi!" Mengapa? Karena jika ditekuni, setan pun datang! Anda kira setan itu tidak baik, di mata Mahaguru, tidak ada yang tidak baik, asalkan setan memiliki pandangan benar; setan itu baik, Ia memiliki kekuatan, Ia adalah dewa. Setan yang memiliki kekuatan besar disebut dewa, kekuatan kecil disebut setan. Banyak paranormal, semua orang mengira mereka hebat, bisa meramal karma tiga kehidupan, bisa mengetahui kehidupan lampau dan kehidupan yang akan datang. Sebenarnya "roh" adalah makhluk halus, mereka sekedar berkomunikasi dengan makhluk halus. Apa yang paling mudah kontak yoga? Yaitu setan, Anda paling mudah kontak yoga dengan setan, karena Ia paling dekat dengan kita. Jadi, jangan kira paranormal sangat mulia, Ia sekedar lebih dekat dengan setan saja, setan memberitahu mereka banyak hal dan sangat tepat, Anda pun akan mengira, luar biasa, mereka adalah juru bicara Buddha Bodhisattva. Sebenarnya, mereka tidak mampu berkomunikasi dengan Buddha Bodhisattva.

Untuk menjadi juru bicara Buddha Bodhisattva. Satu kalimat di dalam Sutra Satya Buddha, perbuatan bersih, ucapan bersih, pikiran bersih, maka, Anda bisa saling kontak yoga dengan Bodhisattva, Arahat, bahkan Buddha tingkat tinggi. Anda tidak mencapai kesucian perbuatan, ucapan, dan pikiran, yang datang mutlak bukan Buddha, bukan Bodhisattva, bukan Arahat, bukan Pratyeka, bukan 4 alam suci, pasti makhluk halus saja. Jadi, bicara tentang paranormal, sebenarnya, makhluk halus suka sekali menyamar menjadi Avalokitesvara, menyamar menjadi Dewi Matsu, atau menyamar menjadi Tuhan, menyamar menjadi Yesus, menyamar menjadi Buddha Sakyamuni. Begitu sarira kita dikeluarkan, semua orang mengatakan itu milik Buddha Sakyamuni. Oh, Tuhan! Kalau begitu, sarira yang dihasilkan Buddha Sakyamuni luar biasa sekali, digabungkan pun tidak cukup dimuat di sepanjang kereta api, setiap biji adalah sarira Buddha Sakyamuni, sebenarnya, tidak sebanyak itu. Buddha, Bodhisattva, Vajra, Dharmapala, Dakini, para dewa, orang biasa sedang kontak yoga, kecuali Anda benar-benar mencapai kesucian perbuatan, ucapan, dan pikiran, Anda baru dapat komunikasi dengan para dewa tingkat tinggi, umumnya, hanya komunikasi tingkat rendah dengan manusia. Jadi, paranormal itu bukan apa-apa, mereka hanya berkomunikasi dengan makhluk halus tingkat rendah saja.

Vajrakilaya adalah Raja Setan Mahabala, di bumi Tibet, Ia telah mencelakai banyak orang, memangsa banyak orang, begitu Ia terbang keluar, menggigit sesuatu lalu dimakan. Oleh karena itu, yang hidup maupun mati di kuburan, semua dimakan oleh-Nya; di bumi Tibet, Ia telah mencelakai banyak orang. Pemimpin Tantra Vajrasattva melihat kondisi ini, Ia pun menjelma persis seperti tubuh-Nya, juga bersayap, juga berkepala tiga berlengan enam, yaitu titisan Vajrasattva, Vajrasattva turun menaklukkan Setan Mahabala Vajrakilaya, setelah Ia ditaklukkan, berubah menjadi Dewa Dharmapala Tantra, Dewa Dharmapala adalah Vajrakilaya, karena Ia ditaklukkan oleh Vajrakilaya jelmaan Vajrasattva. Jadi, di dalam Vajrakilaya ada kekuatan Vajrasattva dan kekuatan Raja Setan Mahabala-Nya, sehingga berubah menjadi Dewa Dharmapala Agama Buddha.

(Penjelasan Tambahan: Legenda yang mengatakan bahwa Vajrakilaya adalah Raja setan Maha Bala yang sangat ganas di Bumi Tibet dan ditakhlukan oleh Vajrakilaya manifestasi Vajrasatava sebenarnya merupakan simbol. Sadhana dari Vajrakilaya ini bersumber dari Terma (Harta terpendam yang berupa Ajaran) dari Guru Padmasambhava, Vajrakilaya sendiri merupakan Tubuh Cakra Pengajaran dan Titah dari Vajrasatva. Di dalam legenda Vajrakilaya manifestasi Vajrasatva menaklukkan Vajrakilaya Raja Setan Maha Bala, ini bermakna kesadaran Anutara memasuki Kesadaran rendah. Vajrakilaya awalnya adalah Raja Setan Maha Bala yang ganas di dalam Legenda ini merupakan simbol bahwa kita sebagai Sadhaka memiliki kualitas Raja setan atau bahkan kualitas hewan (Kualitas yang sangat rendah / buruk) hal ini disebabkan karena kita masih belum dapat mengalahkan 5 racun batin di dalam diri kita. Vajrakilaya manifestasi Vajrasatva menakhlukkan Vajrakilaya Raja Setan Maha Bala merupakan simbol kita sebagai Sadhaka yang belum dapat menakhlukan 5 racun batin di dalam diri kita, dengan menekuni Sadhana Vajrakilaya yang merupakan Tubuh Cakra Pengajaran dari Vajrasatva, maka akan dapat menakhlukkan kelima racun batin di dalam diri kita dan mengubahnya menjadi 5 Prajna, pada akhirnya kita juga dapat merealisasikan Kualitas Sejati dari Vajrakilaya, yang sebenarnya merupakan kualitas dari Vajrasatva sendiri.)

Saya mengajari Anda mudra, karena mudra Vajrakilaya di bumi Tibet sangat jarang, ini adalah rangkap luar, jari tengah tegak, seperti Vajrakila. Mantra-Nya "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE NIAN. BANG. HUM PEI." Raja Setan Mahabala ini sangat hebat. Lain kali, Anda bertemu setan, tidak suka Anda, maka, bentuklah mudra ini, "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA ...." Belum selesai dijapa, Anda sudah dimakan. Anda tidak ingat yang panjang, Ia juga ada mantra pendek, "OM. PU BA. DUO JIE. HUM PEI." Ini sangat pendek, Anda bisa mengingatnya. Melihat setan, Anda bentuk mudra ini, "OM .PU BA. DUO JIE. HUM PEI." Ia pun menghilang. Ini justru setan pukul setan, Vajrakilaya adalah Raja Setan Mahabala, Ia memiliki Dharmabala Vajrasattva, dahsyat mandraguna, menjadi Dewa Dharmapala Agama Buddha dan Agama Tantra.



Setiap kali kita bersadhana, harus menekuni sekali Sadhana Vajra, atau Sadhana Yidam, harus ada 3 faktor utama, pertama adalah visualisasi yidam yang satu ini, wujud yidam yang satu ini mesti Anda visualisasikan; kedua adalah mudra, ketika Anda visualisasi, Anda harus membentuk mudra, boleh rangkap dalam maupun rangkap luar, rangkap dalam adalah demikian, hanya saja, Vajrakila ini adalah tegak, sangat lancip. Rangkap luar juga boleh, juga sama. Inilah mudra Vajrakilaya, ada mudra dan visualisasi, kemudian ada sebuah mantra "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE NIAN. BANG. HUM PEI." Ketiga faktor penting ini digabungkan bisa menjadi sebuah tataara, Anda berlatih berdasarkan metode visualisasi, japa mantra, memasuki samadhi, lebih dulu visualisasi, kemudian japa mantra, memasuki samadhi, Vajrakilaya pun sangat mudah turun dan kontak yoga dengan Anda. Asalkan Anda menjadikannya sebagai Dharmapala, semua setan akan takut pada Anda; asalkan Anda kontak yoga dengan Vajrakilaya, Anda datang ke rumah paranormal, mengundangnya berkomunikasi dengan roh, akhirnya Ia berkomunikasi dengan roh, yang datang adalah setan palsu, setan asli sedari awal tidak datang. Karena Ia adalah raja setan! Semua setan pun takut pada-Nya. Anda datang ke kasino, di dalam kasino ada banyak setan judi yang didatangkan oleh orang pintar. Asalkan Vajrakilaya kontak yoga dengan Anda, Anda masuk ke kasino, Anda akan mendapatkan berapa pun yang Anda inginkan.

Mahaguru tidak pernah berjudi, namun, saya punya dadu. Hari itu, saya sedang mengocok dadu, dikocok sebentar lalu ditaruh di atas meja, saya teriak "lima", begitu dibuka adalah "lima"; dikocok lagi sebentar, ditaruh, saya berkata "dua", dibuka adalah "dua"; dikocok lagi, lalu ditaruh, saya berkata "enam"", begitu dibuka adalah "enam". Saat dikocok sangat nyaman, Gurudhara dan cucu saya Lu Jun masuk, "Kakek! What's that?" Anda sedang main apa? Benda apa ini! Saya berkata, ini adalah dadu. Ia bengong mendengarnya, karena ia tidak mengerti mandarin. Saya jelaskan padanya bahwa di dalamnya ada number, bagaimana pun kakek mengocok, ia akan muncul angka sesuai yang saya katakan. Saya kocok sebentar lalu taruh, saya suruh Lu Jun tebak, di dalam ada angka berapa, kemudian, Gurudhara juga tebak satu, satya juga tebak satu, mereka tebak "empat" atau "lima", saya berkata "dua", begitu dibuka adalah "dua". Gurudhara mata minus, ia berkata, "Benarkah dua?" Saya geser untuk diperlihatkan padanya, begitu ia lihat, memang dua, sampai akhirnya, tebakan mereka baru benar, tebak 4 kali baru tepat sekali. Saya tebak sangat tepat! Mengapa?

Di tempat Guru Thubten Dhargye, pertama kali bertemu, Ia memberikan saya sebuah Vajra Ekasula 3 sisi, yaitu Vajrakilaya. Saya bawa pulang Vajrakilaya, ditancap di atas ember beras, saya terus-menerus menekuni Sadhana Vajrakilaya. Setelah kontak yoga, saya pergi ke Las Vegas bersama beberapa Big Mama, sebenarnya kita tidak berjudi, namun, hari itu kebetulan mau menonton pertunjukan, berdiri di depan pintu kasino menunggu mobil, mobil belum datang, beberapa Big Mama mengatakan mari kita berjudi sekali saja! Baik! Berjudi sekali saja ya sekali saja. Saya tidak berjudi, keempat Big Mama, saya bediri di belakang japa Vajrakilaya. "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE NIAN. BANG. HUM PEI." "OM. PU BA. DUO JIE. HUM PEI." Setelah japa, semua setan judi yang dipelihara di kasino kabur semua, tersisa Raja Setan Mahabala Vajrakilaya kita di sana, begitu membentangkan sayap mengitari seluruh kasino. Keempat big mama berdiri di sana, begitu kartu dibagi, menang sekali, menang dua kali, menang tiga kali, menang empat kali, menang lima kali, setiap kali selalu menang, menang sampai petugas pembagi kartu diganti sampai kurang lebih 5-6 orang. Semua manajer kasino mengerumuni, semua orang melihat pada kami, keempat big mama histeris, terus histeris, biasanya suara mereka sangat keras, hari itu lebih keras lagi. Semua pengunjung kasino, semua melihat meja kami, manajer kasino sangat panik, semua datang, malah pembagi kartu berturut-turut diganti beberapa orang, yang ini tidak bisa, ganti lagi yang lain. Mobil yang mengantar kami menonton pertunjukan datang, naik mobil, langsung jalan. Vajrakilaya memang demikian, ketiga big mama menjadi saksi, hari itu pembagi kartu diganti beberapa orang, tidak ada satu pun yang bisa, mereka kira ada setan pada diri mereka, ganti setan pembagi kartu yang lain, diusir oleh Vajrakilaya, berturut-turut datang beberapa setan, semua dimakan oleh Vajrakilaya. Bagaimana mereka bisa menang? Setiap kali kita meneriakkan kartu, datang satu K tua, begitu dibuka menang, bandar terus-menerus kalah, kalah oleh big mama. Hari itu menang berapa? Saya belum membuat perhitungan dengan kalian, bukan saya yang main, mereka keempat big mama yang main!

Apa manfaat melatih Vajrakilaya? Ini sudah luar biasa! Dharmapala selalu mengikuti Anda ke mana pun Anda pergi. Asalkan Anda kontak yoga dengan-Nya, Vajrakilaya ini lebih mudah kontak yoga; ada satu yidam lagi, tidak boleh ditekuni di bumi Tibet, dilarang, ada dua kubu, satu kubu tekuni, satu kubu lagi melarang. Kubu yang melarang ini mengira, yidam yang satu ini walaupun memiliki kekuatan mahadahsyat, namun, bisa mempengaruhi Dharma yang benar, satu kubu lagi menyarankan untuk menekuni, Ia suka mahadahsyat, yidam yang satu itu disebut Dorje Shugden. Kubu Dalai Lama melarang menekuni Dorje Shugden; kubu satu lagi menyarankan untuk menekuni Dorje Shugden. Sebenarnya, Dorje Shugden dan Vajrakilaya, asalkan Anda berhasil mencapai salah satu dari kedua yidam ini, Anda pun memiliki kekuatan mahadahsyat, mau naik jabatan langsung naik jabatan, asalkan Anda japa mantra ini "OM. BIE ZHE. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE NIAN. BANG. HUM PEI." Saya mau naik jabatan jadi manajer, saya mau naik jabatan jadi GM, saya mau naik jabatan jadi direktur, HUM PEI". Asalkan Anda kontak yoga, sekali japa, Anda pun menjadi kepala, jadi, yidam yang satu ini memiliki kekuatan Mahabala. Di tangan Mahaguru ada sesosok Raja Setan, disebut Raja Setan Ceria. Vajrakilaya juga merupakan raja setan. Vajrakilaya adalah Raja Setan Mahabala, Ia menaklukkan semua setan jahat, semua setan yang tidak baik, semua musuh dan penagih utang tidak dapat menghampiri, apapun yang dimohon akan terkabulkan. Kali ini, saya melihat semua orang secepatnya berlatih Vajrakilaya! Kita minta TBF segera menuliskan tatacara Sadhana Vajrakilaya, agar kita semua bisa tekuni.

Ingat! Vajrakilaya terutama untuk menaklukkan, karena Ia memiliki Dharmabala Vajrasattva, jadi, Ia sama-sama mampu tolak bala, mampu meningkatkan kemakmuran, mampu cinta kasih, mampu menaklukkan; Vajrasattva juga bisa menjemput makhluk akhirat terlahir ke Buddhaloka yang suci, juga mampu menyembuhkan penyakit insan, Ia memiliki kemampuan demikian.



Kita belajar Tantra harus tahu, jangan serakah. Jangan hari ini dikatakan bahwa Vajrakilaya begitu bagus, semua orang penasaran, mau ke kasino, lebih baik jangan. Lebih baik melatih diri berdasarkan tatacara yang benar, tekuni sadhana yang Anda fokus, karena melatih diri mutlak bukan urusan setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun, atau lima tahun, melainkan urusan seumur hidup. Saya sendiri bersadhana lebih dari 40 tahun, yang pertama kontak yoga adalah Yaochi Jinmu, dengan adanya kontak yoga yang pertama, selanjutnya mudah sekali kontak yoga dengan para yidam. Oleh karena itu, yang terpenting Anda lebih dulu kontak yoga dengan yidam sendiri, selanjutnya menekuni Vajrakilaya, pasti akan kontak yoga.

Pekerjaan rumah kita harus dikerjakan dengan baik, harus tekun, malah harus konsisten. Melatih diri adalah urusan seumur hidup, bukan beberapa tahun, bukan tiga tahun, Anda mutlak mahir, bukan. Banyak orang melatih diri beberapa bulan, tidak kontak yoga, Ia tidak melatih diri lagi. Tidak semudah itu. Tahukah Anda kisah Virupa (Tib: Biwarpa)? Virupa melatih diri bertahun-tahun tidak kontak yoga, pada akhirnya membuang japamala ke toilet, tidak melatih diri lagi. Malamnya, saat tidur, dakini datang memberitahu-Nya, "Anda sudah hampir kontak yoga, mengapa Anda buang japamala?" Begitu Ia bangun, segera ke toilet mencari japamala, segera cuci dan semprot parfum, akhirnya Ia pun mencapai kontak yoga. Virupa menjadi Mahasiddha Tantra, bukan tiga tahun, lima tahun, paling tidak 20 tahun. Yang terpenting apakah kita punya konsistensi tersebut. Seperti tadi malam menjelaskan Sadhana Air Sakti, Anda kira ajaran Mahaguru sangat bagus, lain kali saya awet muda, setelah dilatih sebulan, melihat cermin, begitu dilihat, masih "nenek"! Oh, Tuhan! Bukan berarti sebulan saja sudah mahir, Mahaguru sudah menekuni bertahun-tahun masih wajah tua, harus lanjut, konsisten, boleh menyembuhkan penyakit dalam tubuh Anda, ia sendiri adalah obat, pil, "Yu Ye Huan Dan", setiap hari Anda melatih diri seperti ini, sepuluh tahun, dua puluh tahun, mengembalikan wajah asli diri sendiri, disebut "Huan Dan".

Pekerjaan rumah kita tidak boleh sebentar bagus, sebentar buruk, setiap hari harus dilakukan terus-menerus. Di sini ada sebuah cerita lucu, guru bertanya, "Xiaoming, akhir-akhir ini pekerjaan rumah kamu bagus, mengapa bisa demikian?" Xiaoming berkata, "Ini semua jasa polisi razia tempat prostitusi." "Apa hubungan antara polisi razia tempat prostitusi dengan pekerjaan rumahmu?" Xiaoming berkata, "Ayah saya malamnya tidak ada tempat untuk dikunjungi, lebih baik di rumah memperhatikan saya mengerjakan pekerjaan rumah." Kita mengerjakan pekerjaan rumah, Tantra adalah ketrampilan, sama dengan pekerjaan rumah, setiap hari harus dikerjakan, setiap hari harus dikerjakan dengan baik, tidak peduli Anda mencapai kontak yoga atau tidak, Anda terus-menerus kerjakan, Bodhisattva Avalokitesvara paling welas asih, Ia melihat Anda begitu tekun dan gigih, saya tidak percaya Beliau tidak memberikan Anda kontak yoga, pasti kontak yoga.

Bodhisattva Mahapratisara, Anda memohon kontak yoga dengan-Nya, setiap hari tetap tekun mengerjakan pekerjaan rumah, dalam waktu yang singkat Ia akan kontak yoga dengan Anda. Vajrakilaya, setiap hari Anda japa mantra-Nya, membayangkan-Nya, memasuki samadhi-Nya; visualisasi Dia, membayangkan Dia datang, memasuki tubuh Anda, Anda sendiri berubah menjadi Vajrakilaya, setiap hari membayangkan-Nya. Saya juga sama, setiap hari membayangkan Guru Akar saya, membayangkan yidam saya, membayangkan Dharmapala saya, setiap hari, setiap bulan, setiap tahun, setiap detik, setiap menit, setiap hari membayangkan, setiap tahun, setiap bulan, setiap hari, setiap saat, setiap menit, membayangkan Yidam, Guru, dan Dharmapala Anda, kekuatan pikiran Anda keluar, Ia pun datang, inilah ketrampilan. Diasah terus! Batangan baja diasah menjadi jarum sulam, melatih diri benar-benar adalah batangan baja diasah menjadi jarum, dengan demikian, baru manjur. Bukan dikatakan, hari ini pekerjaan rumah saya bagus, besok pekerjaan rumah saya tidak bagus, lusa malas lagi dan tidak mengerjakan. Melatih Sadhana Air Sakti juga sama, kita menekuni Vajrakilaya juga sama, melatih pada akhirnya kontak yoga berantai dengan Guru, Yidam, Dharmapala. Sejak itu, melanglang buana dan tidak ada yang bisa menandingi.

Kita mengatakan melanglang buana. Ada sepasang kekasih di Wanchai berdebat mau ke arah Causeway Bay, si pria berkata, "Seharusnya ke arah timur", si wanita bersikukuh, "Ke barat". Kebetulan bertemu seorang teman, sehingga memintanya membuat sebuah arbitrasi, "Dari Wanchai ke Causeway Bay itu ke timur atau ke barat?" Si pria berkata, "Jika Anda mau ke Causeway Bay, memang benar ke arah timur. Jika Anda mau teman wanita Anda, maka harus ke barat." Menurut saya, maksud dari cerita lucu ini adalah, asalkan Anda menenangkan hati Anda, Anda pilih yidam mana menjadi yidam Anda, menjadi Dharmapala Anda, setelah Anda tentukan, maka jangan diubah lagi. Kecuali, ia adalah teman wanita Anda, Anda mau teman wanita Anda, tentu harus mengikutinya, Anda tidak boleh bersikukuh. Namun, kita dalam melatih diri harus bersikukuh, Guru Anda, Yidam Anda, Dharmapala Anda, adalah dasar kita dalam melatih diri, satu adalah dasar pemberkatan, satu adalah dasar ke alam suci-Nya, satu adalah dasar yang mendukung Anda. Guru adalah akar pemberkatan, Yidam adalah akar melatih diri (Yang dimaksud melatih diri di sini adalah Pencapaian Spiritual dari hasil melatih diri), Dharmapala adalah akar yang mendukung usaha Anda, ini sangat penting, disebut tiga akar.

Kita tidak boleh mendua. Anda mengatakan Anda ingin menekuni 2 yidam, jika berjodoh, Anda memang boleh menekuni 2 yidam. Mahaguru memiliki 3 yidam, Dharmapala yang terutama Mahaguru adalah Yamantaka. Kalau begitu, yidam saya yang terutama, guru yang terutama ada 4 orang, yaitu yang selalu saya japa "Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye". Bagaimana pun juga, Guru adalah akar. Banyak orang mengira Guru tidak ada kekurangan, semua manusia memiliki kekurangan. Setelah Anda melihat kekurangan Mahaguru, Anda pun mengatakan, "Saya tidak mau lagi, guru ini ada kekurangan." Guru bukan Kongzi, bukan suciwan, guru sedang melatih diri, sebagai seorang manusia pasti memiliki kekurangan, namun, Anda melihat kekurangan guru, Anda jangan meniru kekurangannya, Anda tiru kelebihannya. Siapa dapat menandingi semangat Mahaguru, mengapa Anda tidak meniru semangat saya? Mengapa Anda tidak belajar dari saya? Saya telah menulis 225 buku! Saya setiap hari melatih diri, pekerjaan rumah setiap hari saya selesaikan. Anda dapat belajar teknik ketekunan saya. Teknik bersabar saya juga lumayan! Saya masih ada Sheng-yen Lu Foundation, khusus melakukan usaha Bodhi! Berdana! Mahaguru sendiri juga menaati sila! Anda lihat kapan saya pernah merokok? Kapan pernah minum minuman keras? Saya juga menaati sila! Saya sendiri memang kurang bijak, kebijaksanaan Mahaguru memang tidak tinggi, namun, saya hanya menulis 225 buku saja! Masih terus menulis. Saya tidak berani mengatakan betapa tingginya kebijaksanaan saya! Kekuatan meditasi Mahaguru juga lumayan. Anda belajar seperti ini, maka Anda tidak akan meniru kekurangan saya yang lain.

Mahaguru memang ada satu hal, Mahaguru hingga sekarang masih warga negara yang baik, hanya saja saya bukan pemuda tidak baik, juga bukan manula tidak baik, saya adalah manula yang sangat baik, saya tidak pernah melanggar hukum! Bahkan menyetir pun saya sangat taat peraturan, tidak menyalib mobil, tidak menyetir dalam kecepatan tinggi, tidak melanggar tata tertib lalu lintas. Jadi, hingga sekarang, saya tidak pernah ditilang, sangat standar! Mana yang tidak baik!



Anak berkata pada ayah, "Guru berkata, ayah pukul anak juga melanggar hukum." Ayah berkata, "Bodoh! Yang dimaksud oleh guru adalah hukum negara, saya pukul kamu dengan hukum keluarga." Saat saya muda, sering dipukul ayah saya, ia menggunakan hukum keluarga, saya tidak berdaya, juga tidak langgar hukum. Namun, ia memiliki hukum keluarganya, saya memiliki hukum keluarga saya. Hukum keluarga saya adalah "tidak pernah pukul anak". Hukum keluarga kami beda, ayah saya sekrang juga berubah menjadi seorang manula yang sangat ramah, kelak ia juga bisa terlahir di alam suci, karena ibu saya akan menjemputnya.

Pemikiran setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, kalian menekuni yidam yang mana, kalian pilih sendiri. Vajrakilaya mudah kontak yoga. Ada sebuah cerita lucu, karena setiap orang memiliki sisi masing-masing, kita orang Taiwan mengatakan "semacam beras memelihara seratus macam manusia", oleh karena itu, kita dalam aspek melatih diri tentu saja beda. Namun, asalkan Anda menekuni Buddhadharma, Anda menuruti pandangan benar dari Sadparamita, kelak hasil yang Anda capai akan sama.

Ada sekawanan pria sedang minum minuman keras, ada seorang tiba-tiba punya ide cemerlang, ingin mengirim sms kepada istri sendiri. Ia menulis 3 kata "saya cinta kamu", lihat bagaimana reaksi mereka. Alhasil, istri pria berumur 20 tahun membalas "saya juga cinta kamu"; wanita umur 30 tahun membalas, "Apakah kamu kebanyakan minum?" Wanita umur 40 tahun membalas, "Apakah kamu sakit?" Wanita umur 50 tahun membalas, "Apakah kamu salah kirim sms, lihat saja nanti kamu pulang bagaimana saya memberesi kamu!" Wanita umur 60 tahun membalas, "Kamu sudah pensiun, apakah kamu kurang kerjaan sehingga menjadi gila, mari kita sama-sama naik gunung!" Wanita umur 70 tahun tidak membalas, ia langsung menelepon anaknya, "Ayah kamu sakit, cepat bawa dia ke rumah sakit." Wanita umur 80 tahun akan berbicara sendiri, "Aduh! Hari ini suami saya pasti lupa minum obat Alzheimer."

Cara berpikir setiap orang berbeda-beda! Kita setiap umat sedang melatih diri, setiap orang berbeda-beda, namun, yang terpenting adalah memiliki pikiran benar. Anda mesti memiliki pikiran benar, di dalam Tantra ada 3 pikiran benar yang paling utama, pertama Anda mesti memiliki "niat meninggalkan keduniawian", tidak mengharapkan segala duniawi -- meninggalkan keduniawian; kedua Anda mesti memiliki "Bodhicitta", hati Bodhi; ketiga Anda mesti memiliki "pandangan benar Madhaymika", dengan demikian baru tidak akan menyimpang; dengan adanya pikiran benar, maka tidak akan kerasukan mara. Jika pikiran Anda tidak benar, mudah sekali kerasukan mara. "Pandangan Benar Madhyamika" yang sesungguhnya sama sekali tidak ada pikiran. Jika Anda sama sekali tidak ada pikiran, menghentikan semua pikiran, api tummo Anda dengan sendirinya muncul, bindu dengan sendirinya turun, nadi tengah juga bisa terbuka, ketiga nadi dan ketujuh cakra pun bisa terbuka semua, yang satu ini paling penting.

Oleh karena itu, Laozi berkata, "Anda mendapatkan satu, maka segalanya lulus." Mendapatkan satu maka berhasil. Karena, Anda hanya memiliki satu pikiran, Anda sepenuh hati terlahir di Buddhaloka yang suci, maka dapat terlahir di Buddhaloka yang suci; Anda sepenuh hati mencapai kebuddhaan, maka bisa mencapai kebuddhaan. Laozi berkata, "Mendapatkan satu hal, maka segalanya pun lulus." Titik beratnya ada di sini. Oleh karena itu, Anda semua jangan berkhayal, berpikir terlalu banyak, berkhayal terlalu banyak, bersadhana tidak akan berhasil, yang terpenting fokus pada satu sadhana, fokus pada seorang Guru, satu yidam, satu Dharmapala, kecuali Anda adalah orang berbakat besar, Anda ingin menyeberangkan insan, Anda harus menekuni banyak sadhana, Anda baru lakukan, atau kita harus fokus, Anda "mendapatkan satu" maka "segalanya lulus". Sang Buddha juga bersabda, "Fokus pada satu hal, segalanya terlaksana."

Hari ini yang terpenting adalah saya memperkenalkan Vajrakilaya. Kelak, kita ada Sadhana Vajrakilaya. Ketahuilah, ketika kedua tangan Anda membentuk Vajrakilaya seperti ini, itulah Vajrakilaya. Ketika tangan Anda ini ditujukan pada diri Anda sendiri, maka menaklukkan khayalan Anda sendiri; jika ditujukan ke depan berarti menaklukkan segala kerisauan dan segala rintangan; ketika jari tengah Anda saling digosok 3 kali, satu panjang satu pendek, satu panjang satu pendek, satu panjang satu pendek, Vajrakilaya pun turun. Setiap kali Anda bersadhana, melakukan persembahan, Ia pasti menerima persembahan Anda. Sama seperti Mahaguru, sekarang Mahaguru setiap kali melakukan persembahan, sekali diangkat, Ia datang menerima persembahan, kita langsung tahu. Anda lihat Mahaguru setiap kali makan, pasti sayuran diangkat untuk melakukan persembahan, Ia datang atau tidak untuk menerima persembahan saya, saya tahu. Pertama kali datang ke Villa, diangkat, memohon Ia menerima persembahan, Ia tidak datang. Saya mohon lagi, tidak mungkin tidak datang, mohon lagi, Ia datang, menerima persembahan. Ditaruh, saya makan sebentar, sempat termakan kerang, kerang sudah basi. Jadi, pertama kali Ia tidak datang menerima persembahan, artinya di dalam sayuran Anda ada masalah, Ia tidak akan mempermasalahkan makanan itu tidak enak, lantas tidak datang menerima persembahan, Ia tidak mempermasalahkan. Namun, sayuran memang sudah basi, Ia tidak mau Anda makan, jadi, Ia pun memberikan petunjuk pada Anda, "Saya tidak menerima persembahan Anda, sayuran Anda bermasalah." Oleh karena itu, kerang minggu lalu itu basi, sehingga saya makan, ini basi, pantas Ia tidak datang menerima persembahan. Ia sudah memperingatkan Anda. Jadi, bahkan persembahan juga merupakan sadhana. Kita setiap kali bersadhana pasti melakukan persembahan, ingat! Dengan persembahan, Ia baru akan datang, persembahan yang sederhana pun boleh; Anda harus memberikan persembahan yang mewah dan perlihatkan pada-Nya, akan mengundang semua makhluk halus datang, Anda juga jangan takut, sadhana makhluk halus bukan tidak baik. Ia mampu membantu Anda berhasil, berarti baik, Ia tidak mampu membantu Anda berhasil, berarti tidak baik.

Oleh karena itu, banyak mitos, seperti mantra penyeberangan tidak boleh dijapa! Mantra penyeberangan justru menyeberangkan makhluk halus, membantu makhluk halus, tentu saja baik. Apaan Sadhana Dhumapuja tidak boleh ditekuni! Setan-setan akan datang! Itu diundang oleh musuh dan penagih utang, setelah menerima persembahan Anda, berubah pikiran, sebaliknya membantu Anda dan tidak merintangi Anda, Sadhana Dhumapuja mana mungkin tidak boleh ditekuni? Sadhana Dhumapuja memang bisa mengundang makhluk halus, namun, yang diundang musuh dan penagih utang Anda, menerima persembahan asap Anda, Ia pun balik membantu Anda, itu Dharma yang baik, bukan Dharma yang jahat, justru harus ditekuni. Oleh karena itu, banyak mitos di luaran, apaan SUTRA KSITIGARBHA tidak boleh dipanjatkan, makhluk halus dan Raja Setan yang dipanjatkan di dalam SUTRA KSITIGARBHA, semua akan datang, ada lagi semua musuh dan penagih utang, semua setan tetangga, semua berkumpul di dalam rumah Anda mendengarkan Anda memanjatkan SUTRA KSITIGARBHA! Baik untuk mereka, Mereka suka dengar, sebaliknya bisa membantu Anda, itu baik. Jangan sekali-kali percaya ucapan orang lain, apaan SUTRA KSITIGARBHA tidak boleh dipanjatkan, MANTRA PENYEBERANGAN tidak boleh dipanjatkan, SADHANA DHUMAPUJA tidka boleh ditekuni. Dasar! Jika kita baik terhadap makhluk halus, Ia balik akan membantu kita! Asalkan kita baik terhadapnya, memberikan persembahan kepadanya, ia akan datang membantu kita!

Oleh karena itu, kita menjalin hubungan baik dengan insan. Di mata Mahaguru tidak ada baik dan jahat, orang jahat juga orang baik, menyadarkan insan itu tidak mengabaikan seorang insan pun, tidak boleh mengabaikan orang lain. Bagaimana pun semua itu baik. Di hati Mahaguru tidak ada yang namanya orang jahat, semua adalah orang baik; di hati Mahaguru tidak ada setan jahat, setan jahat juga bisa berubah menjadi setan baik. Dewa malah bercahaya dan bersih, para dewa juga bercahaya dan bersih, apalagi Buddha Bodhisattva. Oleh karena itu, hati semua orang jangan membeda-bedakan, dengan demikian, baru bisa kontak batin dengan Buddha Bodhisattva. Buddha Bodhisattva kontak batin dengan kita, karena di dalam hati kita seperti selembar kertas putih, Buddha Bodhisattva mana pun bisa masuk ke dalam hati kita, perbuatan-ucapan-pikiran kita bersih, Buddha Bodhisattva pun masuk ke dalam tubuh kita dan kontak yoga dengan kita. Sekian untuk hari ini. Om Mani Padme Hum.

Rabu, 22 Juni 2011

Yamantaka Manifestasi Manjusri Bodhisatva



滿殊師利菩薩化身焰鬘得迦
Yamantaka Manifestasi Manjusri Bodhistva


source : Buddhabashitammanjusrimulamahatantra


... 爾時妙吉祥  化身大明王 名焰鬘得迦  遍身熾盛光
Pada suatu ketika, Manjusri bermanifestasi menjadi Maha Vidyaraja
Bernama Yamantaka, Sekujur tubuh diliputi cahaya terang
甚惡大怖畏  令諸大明王  驚怖器杖落  

Sangat menyeramkan sungguh menakutkan,
membuat semua Mahavidyaraja ketakutan dan senjata-senjatanya terjatuh
天人阿修羅  恐怖而合掌  悉皆歸命禮

Para dewa dan asura ketakutan dan beranjali, semuanya rebah bersujud

稱讚俱胝數  見斯大焰光  熱惱心如火  

Berulang kali memanjatkan puji pujian,
Menyaksikan kobaran cahaya seperti itu Bagaikan kobaran api membangkitkan rasa takut
如是而白言  唯願大明王  止息大惡相

Demikian mereka memohon : "Semoga Maha Vidyaraja meredakan murka Nya."

光明大熾盛  遍照於十方  
Cahaya Nya terang benderang makin berkobar, memancar ke sepuluh penjuru
三界諸天人  及彼修羅等  驚怖歸三寶  頂禮佛法僧

Para dewa dan asura di Triloka,
semua ketakutan dan bersarana pada Triratna Bersujud pada Buddha Dharma dan Sangha
即時大明王  息惡化善相  具足大威德  妙吉祥化身

Kemudian Maha Vidya Raja, meredakan murka Nya bermanifestasi menjadi rupa damai Yang Penuh dengan Kewibawaan Agung ialah manifestasi Manjusri
天人修羅等  俱白大明王

Para dewa, asura dan yang lainnya bertanya kepada Sang Maha Vidyaraja

云何行精進  種種而承事  恭敬供養等  而得大歡喜

"Bagaimana cara kita untuk menjalankan ketekunan,
melaksanakan semua aktivitas Menghaturkan sujud dan pujana Supaya memperoleh Suka Cita Agung."
方便為開演  斷除我等疑

"Mohon dengan upaya kausalya membabarkannya menyingkirkan ketidaktahuan kami."
爾時大忿怒  焰鬘得迦王  如是聞彼語  告天修羅等

Kemudian, Sang Mahakrodha (Sang Murka Agung), Raja Yamantaka,
mendengar permohonan tersebut, memberitahu para dewa-asura dan semua
汝各具威德  歸依佛法僧  三寶勝功德  信順如來敕  利益諸眾生  

"Engkau sekalian memiliki wibawa, bersaranalah pada Buddha Dharma dan Sangha
Triratna memiliki kebajikan terunggul, taatilah ajaran Tathagata Demi memberikan manfaat pada para insan."
我止大惡形  化為妙善相  已受三歸者  當發菩提心  

"Maka Aku akan menghentikan wujud yang maha mengerikan ini
Berubah menjadi rupa penuh kedamaian. Setelah menerima Trisarana, bangkitkan Bodhicitta."
我有根本教  大明成就法  七字十字等

"Aku memiliki ajaran mula, Sadhana Siddhi Mahavidya, tujuh , sepuluh aksara dan sebagainya."

如是成法句  一切諸天人  及彼阿蘇囉  汝等當受持  所願皆成滿

"Demikian mantra Siddhi Dharma, wahai para dewa dan asura Anda semuanya, hendaknya menerima dan menjapa. Maka segala tekadmu akan paripurna"
此焰鬘得迦  忿怒根本教  我親所說時

"Saat Aku membabarkan Krodhamulatantra Yamantaka ini"

大地皆震動  江海悉沸騰  一切諸天人  夜叉囉叉娑  及以必舍佐  

"Semua lokha akan berguncang, sungai dan samudera akan bergolak Para dewa, yaksha, raksasa dan pisacha..."
身心俱顫掉  怖畏大明王  各發恭敬心

"Mereka semua akan tumbang diliputi ketakutan pada Mahavidyaraja.
Semua membangkitkan batin penuh penghormatan."
合掌俱作禮  受持大忿怒  焰鬘得迦王  根本心大明

"Semua beranjali dan bernamaskara, menerima dan menjapa Mahakrodha Yamantaka Raja Mula Hrdya Mahavidya !" 為護世正法  於彼三界中  一切人天內  作成就儀軌
"Demi melindungi Satyadharma di dunia, sehingga membabarkan Siddhi Tantra kepada para dewa dan semua di Triloka."
最勝最第一  焰鬘得迦王  親自而宣說  

"Yang terunggul dan yang utama, dibabarkan langsung oleh Raja Yamantaka"

一切諸天人  信受俱歡喜  天上及人間  恭敬頭面禮  

"Para dewa akan meyakini dengan penuh suka cita
Semua di surga dan di bumi akan bersujud dengan kepala tertunduk."
百千菩薩眾  依法自修習  廣行慈悲行
"Ratusan ribu para Bodhisattva akan menekuninya sesuai dengan aturan Dharma
Menjalankan aktivitas maitrikaruna secara luas."
如是此大教  妙吉祥根本  清淨儀軌法  成就第一分

"Demikianlah Mahatantra, Mula dari Manjusri, Tantrasadhana nan murni
Yang nomor satu dalam siddhi !" Manjusri Yamantaka Mantra Sadhana Chapter 01
又耶曼德迦金剛大嗔怒王說心咒法。是心咒常誦勿令斷絕。每日發願言。令突瑟吒種種作害者。即令彼破□壞散滅無餘
又小心咒曰。(如蓮生活佛所傳的大威德金剛心咒,应该金剛上師可以傳持咒灌頂及其口诀才如法)是小心咒亦同前。復令時別誦一千八十遍即得法成。
Yamantaka Vajra Mahakrodha Raja Bashitam Hrdya Mantra Sadhana, senantiasa daraskan mantra hati ini jangan biarkan terputus, tiap hari membangkitkan doa : "Semoga semua dustha (kekejian) , semua yang mencelakakan (termasuk lobha dosa moha kesombongan dan keraguan kita sendiri sebagai sumber celaka yang paling utama), buatlah mereka semua hancur tercerai berai , sirna tanpa sisa !"
Dan demikian Mantra Hati Nya (Seperti Mantra Hati Yamantaka yang diwariskan oleh Mahaguru Liansheng, abhiseka penjapaan dan kiat-kiat kunci nya harus didapat langsung dari seorang Vajra Acarya , dengan demikian barulah sesuai dengan aturan Dharma. Jika tidak hanya mendapatkan dari sembarang tulisan di internet termasuk page ini, justru tidak akan mendatangkan manfaat baik, karena dibaliknya ada samaya. Semakin Anda mensakralkan dan menghargai sebuah mantra, maka hasilnya akan semakin maksimal. Semakin Anda menganggap sebuah mantra adalah murahan bisa dipelajari lewat internet, maka demikian juga hasil yang Anda peroleh ) Demikian juga mantra hati ini sama dengan mantra sebelumnya, lakukan pendarasannya dengan tekun pada tiap-tiap pergantian waktu masing-masing sebanyak 1080 kali, maka akan memperoleh keberhasilan Sadhana.

Jumat, 26 November 2010

Manfaat Penjapaan Mantra Ucchusmavajra

Manfaat Penjapaan Mantra Ucchusmavajra

Sumber:
Sutra Sadhana Ritual Ucchusmavajra Seratus Transformasi
Kunci Metode Ritus Abhijna Mahaparipurnadharani Yang Dibabarkan Oleh Ucchusmavajra
Mitsuatorikishitaikenkamioukeiketsushou
Sutra Ucchusma Vidyaraja
Sutra Kumpulan Dharani Sadhana Vajra Ucchusma
Dan sutra yang lain yang berhubungan dengan Ucchusma. Disana tertulis berbagai macam pahala penjapaan mantra Ucchusmavajra.

Menaklukkan Nafsu Birahi
Saat Buddha hendak memasuki Parinirvana, Brahma Sikhin menikmati kesenangan bersama ratusan ribu dewi, para siswa Buddha memohon kepada ratusan ribu Maharesi untuk menaklukkan keangkuhan Brahma Sikhin, namun semua Maharesi itu bisa ditaklukkan dengan kekotoran-kekotoran birahi dari tempat Brahma Sikhin menikmati kesenangan bersama para dewi, semua terlumat kembali oleh mantra dan menemui ajalnya. Kemudian, hati sebelah kiri dari Hyang Tathagata bermanifestasi menjadi Ucchusmavajra, yang menuju ke istana dewa untuk menaklukkan Brahma Sikkhin, dengan sekali menunjuk , semua kekotoran yang dijelmakan oleh kesaktian Brahma Sikhin dengan seketika berubah menjadi bersih.

Dalam Sutra Surangama tercatat mengenai Ucchusma orang yang penuh birahi menjadi kobaran api. Aku diajarkan melakukan visualisasi tulang belulang dan urat-urat, berbagai hawa dingin dan suram, cahaya dewata mengumpul di dalam, mengubah nafsu birahi yang pekat, menjadi api Prajna, sejak saat itu, Para Buddha menyebutku Kepala Api !” Jika siswa Buddha mempunyai pembawaan nafsu birahi yang pekat, bisa menekuni Sadhana Ucchusmavajra untuk menetralisirnya (dalam tingkatan normal sesuai nidana) . Sedangkan umat wanita bisa menekuni sadhana ini untuk menjaga diri dari bahaya penodaan, karena ikrar mula dari Ucchusma adalah melindungi Satyadharma nan suci, melindungi para insan, supaya tidak menderita karena nafsu birahi.

Menyingkirkan kekotoran
Saat kita menuju ke pesta pernikahan, tempat persemayaman jenazah, pekuburan, crematorium, tempat yang berhawa kotor, tempat angker, atau tempat yang sering terjadi musibah berdarah dan lain sejenisnya, kita dapat menjapakan mantra Ucchusma untuk perlindungan diri.
Kebanyakan mantra atau sadhana membutuhkan sebuah tempat yang bersih. Hanya mantra dan sadhana Ucchusmavajra yang dapat mentransformasikan kekotoran menjadi bersih, tiada batasan lokasi seperti itu, bahkan juga ada kebiasaan melafakannya dalam hati saat berada di toilet maupun tempat yang dianggap kotor. Dalam sutra juga dikatakan : “Jika orang dapat menjaga kebersihan luar dan dalam, tentu sadhana ini akan lebih baik, manfaatnya tiada habis terungkapkan.”

PraktisUmumnya sebuah sadhana harus mendirikan mandala dan simabandhana, barulah sesuai ketentuan. Namun menekuni sadhana Ucchusma, hanya perlu mempersemayamkan Vajrakila Ucchusma di sebuah stupa atau tempat yang pantas, menghaturkan pujana dan melakukan penjapaan.

Kepandaian dan Prajna
Menekuni Mantra Ucchusmavajra dapat memperoleh kebijaksanaan dan kefasihan bicara, membuat yang bodoh memperoleh Prajna.

Keluhuran Dan Berkah
menekuni mantra Ucchusmavajra dapat menyempurnakan berkah duniawi, terhindar dari kemiskinan. Menurut “Kunci Metode Ritus Abhijna Mahaparipurnadharani Yang Dibabarkan Oleh Ucchusmavajra” : Bila ada para insan yang dicelakai oleh para dewa dan mara, serta kaum sesat, jika insan tersebut bisa menjapakan mantra Ku seratus ribu kali, Aku sendiri akan menampakkan diri dan memenuhi harapannya, terhindari dari kemiskinan, senantiasa memperoleh ketenteraman.

Menyembuhkan
Karena setelah Parinirvananya Buddha, Ucchusmavajra menampakkan diri, maka para Dewaraja, Dewa dan setan berikrar untuk melindungi sadhaka penekun mantra Ucchusmavajra, semua mara, setan dan makhluk jadi jadian tidak akan bisa mencelakai, bahkan harus sujud dan hormat pada sadhaka tersebut.

Tolak Bala dan Memperpanjang Usia
Dalam sutra diajarkan beberapa tata cara pembuatan Hu (yantra), namun sebelum pelaksanaan, terlebih dahulu harus menjapa genap seratus ribu kali mantra Ucchusmavajra dan harus BERYUKTA dengan sang yidam Ucchusmavajra, barulah bisa melakukan pembuatan HU tersebut, jika tidak, tidak akan manjur. (Penjelasan dan tata cara HU ini hanya boleh diajarkan oleh Vajracarya yang berkualifikasi) Beberapa HU ini tidak hanya dapat menyembuhkan penyakit, bahkan bisa memperpanjang usia.

Menangkal dan Menyembuhkan Wabah
Dalam sutra dijelaskan mengenai sadhana penjapaan Ucchusmavajra yang dapat menyingkirkan wabah. : “Supaya raja setan wabah tidak memasuki daerah, tiap sepuluh hari suci japakanlah mantra Ku sebanyak 1080 kali, maka berbagai penyakit akan tersingkirkan.”

Menangkal Gangguan Tidur
Dalam sutra dikatakan jika pada saat tidur di malm hari sering terbangun karena kaget, maka hanya perlu menjapa mantra Ucchusmavajra 21 kali, kemudian menggunakan air untuk mengadhistana orang yang mengalami gangguan tidur, sejak saat itu akan terhindar dari mimpi buruk.”

Mengikis Karma BurukDalam sutra dikatakan jika terdapat karma buruk sejak kehidupan lampau, atau arwah penagih, dengan menjapa mantra Ucchusmavajra akan menyingkirkan karma buruk. Jika dapat mewarnai pratima Ucchusmavajra, dan menekuni mantra Nya, dapat menyingkirkan karma buruk kelahiran di neraka avici.

Menangkal Hewan Berbisa dan Buas
JIka bertemu dengan hewan berbisa maupun hewan buas, anjing maupun serigala, singa-rubah maupun macan, dengans epenuh hati menjapakan mantra Ucchusmavajra, maka hewan jewan tersebut tidak akan berani mencelakai , bahkan akan terhindar dari kelahiran kembali di alam hewan. Jika japa mantra diadhistanakan kepada air, kemudian memercikkan air ke dalam ruangan, maka nyamuk, kecoa, tikus dan serangga yang merugikan akan menyingkir.

Terhindar Dari Bahaya RampokJika dalam tiap aktivitas selalu menjapa mantra Ucchusma, maka akan terhindar dari perampokan dan pencurian.

Mengatasi Anak Yang Menangis MalamDalam sutra dikatakan, ambil kain putih, tuliskan mantra sansekerta Ucchusmavajra diatasnya, kemudian adhistana dengan mantra Ucchusma, tiap satu kali penjapaan ikat satu kali, total 108 kali, kemudian ikatkan dibawah leher anak, dengan demikian dia tidak akan menangis lagi di malam hari, menyingkirkan gangguan dewa dan setan.


Menyembuhkan Penyakit
Dalam sutra dikatakan :

“Bila ada putera dan puteri yang berbudi, ingin menyembuhkan berbagai macam penyakit, japakanlah mantra diatas sebanyak 400,000 kali, maka si sakit akan tersembuhkan, tidak peduli bersih atau tidak, Aku akan memenuhi segala harapannya.”

Bila setiap saat, baik itu beraktivitas, diam, maupun berbaring selalu melafalkan mantra Ucchusmavajra, mampu menyembuhkan berbagai penyakit, serta penyakit yang disebabkan oleh siluman, hewan berbisa, hawa negatif , setan dan lain sebagainya. Bahkan mantra ini mampu menyembuhkan penyakit yang disebabkan karena arwah penagih yang mendendam karena telah dirugikan oleh kita pada kehidupan yang lampau. (Bukan berarti tidak adil, ingat bahwa Dharma ini berasal dari Buddha Yang Maha Welas Asih dan Bijaksana, pasti akan memberikan manfaat bagi arwah penagih tersebut, sehingga hawa dendamnya akan sirna dengan sendirinya)

Memperoleh Keturunan
Sutra tertulis :

“Tidak mempunyai keturunan, atau pihak wanita menderita penyakit misterius, atau dipengaruhi oleh kuasa setan rahim, bentuklah mudra Doushemenyerap semuajapakanlah mantra Ucchusmavajra, maka akan memperoleh keturunan.”

Menemui Almarhum
Bila kita merindukan almarhum kerabat kita , ingin berjumpa dengannya, pada hari peringatannya, berpantang makan, memberikan pujana pada Para Buddha di stupa Buddha, memohon ashidtana dari para Buddha, kemudian cari ruang yang bersih, dengan sepenuh hati menjapakan mantra Ucchusmavajra, maka dalam mimpi akan bertemu dengan almarhum.

Dilindungi Para Dewa
Bila dalam setiap aktivitas, duduk maupun berbaring, senantiasa melafalkan mantra Ucchusmavajra, maka para dewa di jalan maupun semua kuil, semua akan menghormati Anda, bahkan mengikuti untuk melindungi Anda !

Menyeberangkan Arwah
Asalkan para insan enam alam dapat mendengarkan mantra Ucchusmavajra, maka akan segera memperoleh kelahiran di alam yang lebih tinggi.

Petunjuk Mimpi Dari Yidam

Yang menekuni sadhana Vajra Ucchusma, dalam samadhi maupun dalam mimpi akan bertemu dengan Sakyamuni Buddha maupun Buddha Dewa Raja Yang Maha Berdaulat (Ucchusma) , segala harapan pasti segera menjadi sempurna.

Yidam Selalu Menyertai
Bila senantiasa menjapakan mantra Ucchusmavajra, maka yidam akan senantiasa beserta kita untuk melindungi kita, tidak akan terlukai oleh bencana perampokan, air-api, lima bala tentara dan lain sebagainya, memperoleh panjang usia. Jika makanan tidak bersih, bisa diashitana dengan mantra sebanyak 7 kali terlebih dahulu, maka akan terhindar dari segala macam racun !

Menerima Vyakarana
Metode Sadhana Ucchusma Vajra mampu meberikan banyak manfaat bagi para insan di masa akhir Dharma, supaya membangkitkan Boddhicitta, menapaki jalan Boddhi. Meskipun praktisi yang melafalkan mantra belum mencapai tingkatan kesucian, sepuluh penjuru Buddha yang mendengarkan suara pelafalan mantra kita, semua akan memberikan vyakarana kepada kita, kelak akan mencapai Kebuddhaan.


Berbagai manfaat diatas hanya dikutip berdasarkan beberapa sutra Ucchusmavajra. Namun sesungguhnya manfaatnya adalah tanpa batas. Namun praktisinya harus menerima Catur Sarana, membangkitkan Bodhicitta, menapaki realisasi prayoga, Guru dan Yidam, kemudian menerima abhiseka penekunan Ucchusmavajraphala.

Kesaksian Bersejarah Seputar
Penjapaan Mantra Ucchusma Vajra

Vajrakila Yang Mengangkasa
(Mahabhiksu Huichi )
Bhiksu Huichi, seorang bhiksu agung pada jaman Tang, yang menetap di Vihara Bodhi (Putisi) di Qiantang, mengajarkan sadhana keseluruhan mantra Ucchusma Vajra. Saat Beliau menjapakannya selama dua tahun, Beliau memperoleh kontak batin, yaitu vajrakila Ucchusma mengangkasa, dapat diarahkan sesuai kehendak. (Tercatat di : Shuiluyigui Bab 1 Bagian Simabandhana.)
Keterangan : dalam Sutra Ucchusma Vajra Raja Dewa Maha Berdaulat ada gatha pujian yang menyatakan :
“Dengan tulus dan khidmat membentuk mudra tak tergoyah (dan japa) seratus ribu kali, saat vajrakila Ucchusma bergetar dan air meluap-luap, persembahkanlah pelita, maka vajrakila akan meancarkan cahaya, atau bisa berbicara atau menampilkan kekuatan gaib, kemudian akan hadir penjelmaan jantung Buddha Yang Maha Pengasih.”
“Saat sang Devaraja (ucchusma) memberikan kontak, maka si penjapa akan memperoleh wejangan Dharma, siapkanlah sebuah bejana dipenuhi air bersih, japakanlah mantra rahasya Ku siang dan malam tanpa henti. Maka air akan meluap-luap, vajrakila akan bergerak dan memancarkan cahay, menampilkan kegaiban.”

Terlahir Di Sukhavati Dengan Mantra ucchusma
(Mahabhiksu Xianchao)
Mahabhiksu Xianchao dari Dinasti Song Selatan, secara langsung menerima sadhana penjapaan mantra Ucchusma dari Vajradharatripitaka, sehingga mampu menyembuhkan penyakit dan mengikis ikatan dendam.。Kemudian Beliau menetap di Vihara Yongshou,saat Beliau jatuh sakit, nampak Buddha Bodhisattva menjemputnya dengan menaiki padmasana, di sekitarnya penuh dengan alunan musik surgawi. Kemudian, saat itu semua siswa memohon supaya sang bhiksu bisa hidup lebih lama lagi untuk menolong yang menderita, mendadak fenomena Tanah Suci sirna, sang Mahabhiksu bertambah usia selama 15 tahun, selama itu pula Beliau tekun melakukan penjapaan dan menunjukkan kemampuan menolong insan yang menderita. Sampai pada akhirnya, tercium aroma wangi , terdengar alunan music surgawi, Buddha dan Para Suciwan kembali lagi menjemput, kemudian sang Mahabhiksu duduk bersila menghadap ke Barat dan meninggalkan tubuh jasmani Nya. (tercatat : Fozutongji Juan 27) , Tripitaka book 49 hal 280,. Atau di Buku ke 161 dari Fojiaozang ; Halaman 671 Buku Riwayat Sangha Agung Edisi Terbaru, bab 42, hal 671)
Keterangan : Mahabhiksu Xianchaomemperoleh banyak kontak batin dan kemanjuran dalam penjapaan mantra Ucchusma, Tiap menjapa mantra ia akan menyembuhkan penyakit dan meleraikan ikatan dendam, kemudian saat beliau semakin tua dan tubuh jasmaninya mengalami kerusakan , para siswa memohon pada Mahabhiksu untuk menetap di dunia menolong para insan, mahabhiksu menyanggupinya dan hidup lagi selama 15 tahun, kemudian dengan panjapaan mantra Ucchusmavajra, Beliau menyelamatkan insan.

Selasa, 14 September 2010

Yamantaka


大威德金剛佛

Yamantakavajra Buddhaprabha

一 九九五年九月十七日下午,我們自西安撘乘四點四十分的民航班機飛往桂林。約五點三十五分左右,在機窗外的左方,出現「佛光」。在這以前,我看見佛或佛光, 經常是我一個人看見,其他人一無所覺,然而這一回,不同了。左側機翼的旁邊,真的有濃濃一大圈彩虹光,彩色清晰燦爛,非常明亮耀眼,隨著飛機前進。在虹光 的中心,還可以清晰地看見端坐著一位金剛菩薩。這一傳十,十傳百。全機的人議論紛紛。

  「是光線折射造成﹖」
  「是自然界的現象﹖」
  「是幽浮﹖」
  「是佛菩薩的顯現﹖」

Pada tanggal 27 September 1995 pukul empat lebih empat puluh menit sore hari , kami dari Xian terbang menuju Guilin. Kira-kira pukul lima lebih tiga puluh lima menit di luar jendela pesawat sebelah kiri muncul sinar Buddha. Sebelumnya saat saya melihat Buddha atau sinar Buddha , biasanya hanya saya sorang yang melihatnya, yang lain tidak merasakan apa-apa, namun kali ini tidak sama. Disamping sayap pesawat bagaian kiri, sungguh muncul lingkaran sinar pelangi yang amat jelas, warnanya jernih dan kemilauan, sangat terang menyilaukan, sinar itu berjalan maju mengikuti laju pesawat. Di tengah lingkaran pelangi dengan jelas terdapat seorang Bodhisattva Vajra yang duduk dengan penuh keagungan. Fenomena ini segera tersebar diantara semua penumpang pesawat, semua penumpang langsung riuh rendah mengutarakan kekagumannya.


  「Apakah ini timbul dari refleksi sinar cahaya ﹖」
  「Apakah ini adalah fenomena alam ﹖」
  「Apakah ini U.F.O ﹖」
  「Apakah ini adalah kemunculan Buddha Bodhisattva ﹖」

Oooooooooooooooooooooooooo


  一般說來,以前我們拍照時,拍到很多放光照片,人們都說是「暗房技術」,現在大家肉眼全看見了,這五色彩虹光的金剛菩薩光圈,眾人共見,還不信嗎﹖
  到了五點五十分左右,虹光忽然毫無來由的消失了,大家再也找不到,看不到了,方才十多分鐘絢麗的示現,彷彿如在夢幻一般。

Dulu, saat kita memotret, banyak menghasilkan foto sinar, banyak orang yang mengatakan ini adalah hasil rekayasa, sekarang semua bisa melihatnya dengan mata jasmani, lingkaran cahaya pelangi lima warna dari Bodhisattva Vajra, banyak yang melihatnya bersama, apakah masih bisa tidak percaya ?

  Sampai sekitar pukul lima lebih lima puluh menit , tiba-tiba cahaya pelangi tersebut sirna tanpa bekas, semuanya tidak dapat melihatnya lagi, sepuluh menit lebih kemunculannya bagaikan berada di alam mimpi.

Ooooooooooooooooooo


  我常常想,我是密教的行者,不管何時何地,我的本尊及護法,隨時隨地和我永不分離,我只要一上飛機,我即刻觀想本尊住頂,護法在四周。
  我的手暗中結印。
  我唸本尊咒及護法咒堅固。
  這一次,由西安飛廣西桂林,我觀想「大威德金剛」,我結大威德金剛手印,我持大威德金剛咒,我持咒的時間甚長,一直持個不停。

Saya sering berpikir, saya adalah seorang sadhaka tantrayana, tidak pedulu dimanapun dan kapanpun, Yidam dan Dharmapala ku selamanya tidak terpisahkan dariku, asalkan saya hendak naik pesawat, saat itu juga saya bervisualisasi yidam menetap di atas usnisa dan Dharmapala berdiri di empat penjuru.
  Tangan saya diam-diam membentuk mudra.

Saya melafal mantra Yidam dan Dharmapala dengan penuh keyakinan.

  Kali ini, dalam penerbagngan dari Xian sampai GUanglin, saya bervisualisasi Yamantakavajra, saya membentuk mudra Yamantakavajra, menjapa mantra Yamantakavajra, saya sangat lama membacanya, terus menjapa tanpa henti.

Oooooooooooooooooooooooooooo



  我告訴大家︰
  「這一次到中國大陸旅行,大家都是很有福份的,全程都有佛菩薩金剛護法隨行,一路上大家都很平安,無災無難,這要感謝護法菩薩。」


  我又告訴他們︰
  「剛才我一上飛機,就召請大威德金剛,持印唸咒,恒久時光而不輟,而大威德金剛一定到的,同時也顯現了大威德金剛曼荼羅給大家看,真是好極了。」

  大家聽了,均歡欣鼓掌。

Saya beritahu semuanya :
  “Perjalanan ke Tiongkok kali ini, semuanya sangat memiliki berkah, dalam setiap perjalanan selalu disertai oleh para Buddha Bodhisattva serta Vajra Dharmapala, semuanya senantiasa selamat dalam perjalanan, tiada kesulitan dan tiada petaka, harus bersyukur pada Para Dharmapala Bodhisattva.”


  Saya juga memberitahu mereka :
  “Tadi begitu saya naik pesawat, langsung mengundang Yamantakavajra, membentuk mudra dan melafal mantra, sampai lama sekali tanpa henti, Yamantakavajra sudah pasti hadir, pada saat yang bersamaan Beliau juga menampilkan mandala Yamantakavajra kepada semuanya, sungguh baik sekali.”
  Mendengar ini, semuanya bertepuk tangan.


ooooooooooooooooooooooooooooooooooo


  我在飛機上,看見大威德金剛曼荼羅,出現五色,這五色是白、綠、桔、藍、紅。
  有火焰。
  一般說來,這是很完整的大威德金剛曼荼羅。
  中央白色是金剛部大威德。
  西方紅色是彌陀大威德。
  東方藍色是佛部大威德。
  南方桔色是寶生大威德。
  北方綠色是事業大威德。


  上方虛空分有三簇,中為金剛持與大威德傳承祖師。右為觀音、文殊、金剛手三大士,左為釋迦牟尼佛與綠度母、白度母。
  下方為護法眾,有六臂大黑天、四臂大黑天、吉祥天母、長壽佛母、毘沙門天、五明尊者。
  我在飛機上,看見金剛菩薩的曼荼羅,不止一次,已有無數次,數也數不清。

Diatas pesawat saya melihat Mandala Yamantakavajra dalam pancawarna, panca warna ini adalah : putih, hijau, kuning, biru dan merah.

Ada nyala api.
  Ini adalah sebuah mandala Yamantakavajra yang sangat lengkap.

Tengah, berwarna putih, adalah Yamantaka Vajrakula.  
  Barat, berwarna merah, adalah Yamantaka Amitabha.
  Timur, berwarna biru adalah Yamantaka Buddhakula.

Selatan berwarna kuning adalah Yamantaka Ratnasambhava.   

Utara berwarna hijau adalah Yamantaka Karman.  


  Di angkasa sebelah atas terbagi menjadi tiga bagian, tengah adalah Vajradhara dan para Guru Silsilah Dharma Yamantaka. Kanan adalah Trimahabodhisattva yaitu Avalokitesvara, Manjusri dan Varapani. Sebelah kiri adalah Sakyamuni Buddha dengan Tara Hijau dan Tara Putih.
  Bagian bawah adalah para Dharmapala, ada Sadbhuja Mahakala, Caturbhuja Mahakala, Mahasri Devimatrika, Amitayus Baghavati, Vaisramana Deva dan Pancavidyarya.

  Di atas pesawat, saya melihat mandala Bodhisattva Vajra, tidak hanya sekali, namun telah berkali-kali, tak terhitung lagi.


ooooooooooooooooooooooo


  我曾看見「忿怒蓮師」的曼荼羅,正是蓮華生大士示現的忿怒相。
  是一面二臂三目,身黑藍色,張口裂牙捲舌。
  赤髮上沖。
  頭戴五骷髏冠。右手金剛杵,左手捉九足鐵蝎子,頸掛五十人首。
  兩足右曲左伸,足踏二魔。

  那段日子,我正修習「忿怒蓮師」及「普巴金剛」雙尊合修,因此在飛機上,依照因緣而顯現。
  再次的看見佛光曼荼羅,感恩頂禮

Saya pernah melihat Mandala Krodhapadmaguru, merupakan rupa krodha dari Padmasambhava Guru. Berwajah satu, dua lengan, tiga mata, tubuh berwarna biru gelap, taringnya mencuat dan lidahnya tergulung ke atas.   
  Rambut merah berdiri.
  kepala mengenakan mahkota lima tengkorak, tangan kanan membawa vajra, tangan kiri membawa kalajengking besi berkaki Sembilan, leher terkalung lima puluh kepala .

Kedua kakinya, yang kanan menekuk , yang kiri lurus dan menginjak dua mara.
  Pada hari-hari itu saya sedang menekuni sadhana krodha Padmasambhava dan Vajrakillaya , dua adinata ini saya gabungkan sadhananya, maka di atas pesawat muncul fenomena berdasarkan nidana ini.

Terhadap fenomena kemunculan mandala Sinar Buddha yang kesekian kali ini, sungguh patut bersyukur dan bersujud.

Source : Grand Master Book 116 (黃河水長流 – Huangheshuichangliu)

Segala Pahala Kebajikan dari pembabaran Dharma di blog ini, seluruhnya dipersembahkan kepada Mula Guru Dharmaraja Lian Sheng, semoga Dharmaraja Lian Sheng selamanya menetap di dunia, dan memutar Roda Dharma dalam bentuk kendaraan besar dan kecil untuk berbagai tingkat kemampuan dalam motivasi semua makhluk yang ada saat ini. Semoga saya dapat segera mencapai Pencerahan Sempurna demi semua makhluk. Semoga semua makhluk yang hidup di Samsara dapat berjodoh dengan Buddha Dharma, mempraktekkan Dharma, setelah memperoleh pengetahuan, dapat mengalahkan musuh - musuh yang berbahaya, dari ketiga racun, dan dapat mencapai Pencerahan

Om Mani Padme Hum

Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Saudara Sedharama, Lian Hua Shi An yang telah menerjemahkan sangat banyak Materi Dharma dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia, yang mana hasil terjemahannya sangat banyak yang saya post di blog ini

Manjusri Mantra

Music


Music