Tampilkan postingan dengan label Dharma Events. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dharma Events. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2011

6 Ksitigarbha Fire Offering Ceremony


6 Ksitigarbha

6 Ksitigarbha atau dalam Bahasa Sansekerta disebut Sad Ksitigarbha, merupakan 6 perwujudan Ksitigarbha Bodhisatva yang berada di 6 Alam Samsara demi menyelamatkan semua makhluk yang berada di dalamnya. Ksitigarbha Bodhisatva sendiri adalah sosok Maha Bodhisatva yang sangat dihoremati di dalam semua tradisi Buddhisme Mahayana. Ksitigarbha Bodhisatva sangat memiliki welas asih untuk menyelamatkan makhluk yang berada di daam Samsara. Di dalam Ksitigarbha Bodhisatva Purva Pranidhana Sutra, disebutkan Maha Pranidhana (Ikrar Agung) dari Ksitiigarbha Bodhisatva, yaitu: "Bila Bukan Saya yang Masuk ke Neraka, Siapa yang Akan Masuk ke Neraka? Sebelum Neraka Kosong, bersumpah tidak akan merealisasikan Ke Buddha an. Berikut ini adalah kutipan dari sutra yang menjelaskan mengenai Nama dan Aktivitas dari 6 Perwujudan Ksitigarbha Bodhisatva

爾時世尊告乞叉底孽波菩薩言善哉善哉諦聽地藏於未來世為緣現身
我當授記六種名字頌告言。
Kemudian, Ksitigarbha Bodhisattva mengatakan :
"Sadhu sadhu, dengarkanlah bagaimana Ksitigarbha hadir dihadapan insan yang berjodoh. Aku akan memberikan vyakarana mengenai enam nama :"

預天賀地藏 左持如意珠 右手說法印 利諸天人眾  
Yütianhedizang - Ksitigarbha Yang Memperpanjang Usia Dewa
Tangan kiri membawa cintamani (mutiara pengabul kehendak), tangan kanan mudra membabarkan Dharma, memberi manfaat pada para dewa
(ket : para penduduk surga & rajanya yg angkuh & menyangka dirinya abadi hanya karena usia yg sangat panjang. Kelak saatnya tiba, akan timbul tanda kemerosotan batin pd mereka yg masih terombang ambing kurang terkendali, saat itu mrk akan ketakutan).

放光王地藏 左手持錫杖 右手與願印 雨雨成五穀  
Fangguangwangdizang - Suddharasmiprabharaja Ksitigarbha
Tangan kiri membawa khakara (tongkat biksu) tangan kanan mudra mengabulkan kehendak, memberikan keberhasilan panen
(ket : istilah pertolongan Nya pada alam manusia)

金剛幢地藏 左持金剛幢 右手施無畏 化修羅靡幡
Jingangchuangdizang - Vajradvaja Ksitigarbha
Tangan kiri membawa panji vajra, tangan kanan mudra abhaya (memberi keberanian), mengubah alam asura
(ket : makhluk berkekuatan namun gemar berperang dengan penduduk surga, Ksitigarbha mengubahnya supaya batin mereka penuh kedamaian)


金剛悲地藏 左手持錫杖 右手引攝印 利傍生諸界
Jingangbeidizang - Vajrakaruna Ksitigarbha
tgn kiri membawa khakara, tgn kanan mudra menyambut, menolong alam hewan (ket : menyambut para hewan supaya bebas dari kegelapan)
  
金剛寶地藏 左手持寶珠 右手甘露印 施餓鬼飽滿
Jingangbaodizang - Vajraratna Ksitigarbha
Tgn kiri membawa mutiara, tgn kanan mudra amrta , mengenyangkan hantu kelaparan
( ket : hantu yg selalu kelaparan & tdk bisa makan apapun krn semasa hidupnya sangat serakah. Hanya nidana & kekuatan Bodhisattva yg mampu mengatasi rasa lapar batin mereka)
  
金剛願地藏 左持閻魔幢 右手成辨印 入地獄救生
Jingangyuandizang - Vajrapranidhana Ksitigarbha
tgn kiri panji Yama, tangan kanan mudra menyukseskan, memasuki neraka menyelamatkan insan.
(ket : Alam neraka yg hanya bisa ditolong dgn kekuatan Dharma Bodhisattva, dgn menghancurkan batin neraka para insan, diluar batin Bodhisattva tdk ada yg mampu melenyapkan neraka. Makhluk yg tdk memiliki batin Bodhisattva hanya bisa menjerumuskan & mengutuk supaya masuk neraka, bukannya menyelamatkan)

Source :Xuzangjing Vol. 1, No. 20 Sutra Sepuluh Raja dan Nidana Pembangkitan Bodhcitta Ksitigarbha Bodhisattva

Penjelasan Tambahan: Mungkin 6 wujud Ksitigarbha Bodhisatva yang disebutkan di dalam Sutra ini tidak semuanya sama seperti yang ada di dalam Tata Ritual (yi kui) yang digunakan pada saat Upacara Sad Ksitigarbha, namun yang terpenting dan harus ditegaskan adalah 6 Ksitigarbha sebenarnya memang ada dan disebutkan di dalam Sutra, termasuk juga aktivitas dari setiap Perwujudan Ksitigarbha Bodhisatva, penggambarannya mungkin ada perbedaan, tetapi nama dan aktivitas dari keenam perwujudan Ksitigarbha Bodhisatva sama dengan yang telah disebutkan dalam kutipan Sutra di atas

Upacara dipimpin oleh: Vajra Acarya Shi Lian Huo dari Seattle USA
Didamingi oleh: Vajra Acarya Shi Lian Shi dan Vajra Acarya Lian Zhu dari Seattle, USA

Jadwal Upacara:


Hari Jumat, tanggal 22 Juli 2011
Jam 19.00 WIB: Upacara Api Homa Vajra Pranidhana Ksitigarbha Bodhisatva untuk menyelamatkan Alam Neraka
Abhiseka: Khahara Peredam Rintangan Ksitigarbha Bodhisatva

Hari Sabtu, tanggal 23 Juli 2011
Jam 14.00 WIB: Upacara Api Homa Vajra Ratna Ksitigarbha Bodhisatva untuk menyelamatkan Alam Preta
Abhiseka:
Amrta Svastika Ksitigarbha Bodhisatva
Jam 19.00 WIB: Upacara Api Homa Vajra Karuna Ksitigarbha Bodhisatva untuk menyelamatkan Alam Hewan
Abhiseka: Dharmacakra Prajna Ksitigarbha Bodhisatva

Hari Minggu, tanggal 24 Juli 2011
Jam 14.00 WIB: Upacara Api Homa Suddharasmi Prabharaja Ksitigarbha Bodhisatva untuk menyelamatkan Alam Manusia
Abhiseka:
Maniratna Prabha Ksitigarbha Bodhisatva
Jam 19.00 WIB: Upacara Api Homa Vajra Dvaja Ksitigarbha Bodhisatva untuk menyelamatkan Alam Asura
Abhiseka: Panji Sapta Bintang Penghancur Kebencian Ksitigarbha Bodhisatva

Hari Senin, tanggal 25 Juli 2011
Jam 19.00 WIB: Upacara Api Homa Ksitigarbha Bodhisatva yang memperpanjang Usia Dewa untuk menyela,atkan Alam Dewa
Abhiseka:
Pemberkatan dengan Cintamani dari Ksitigarbha Bodhisatva

Hari Selasa, tanggal 26 Juli 2011
Jam 19.00 WIB: Upacara Api Homa Penyempurnaaan Sad Ksitigarbha
Abhiseka:
Pengabul Harapan Ksitigarbha Bodhisatva

Tempat: WTC Mangga Dua lantai 12

Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web Vihara Vajra Svara Dharma ini












Senin, 13 Juni 2011

Grand Puja Zhingdrup




Zhingdrup (Latihan Untuk Terlahir di Alam Suci Sukhavati)

Zhingdrup atau Latihan untuk terlahir di alam suci Sukhavati merupakan metode tertinggi untuk terlahir di alam suci Buddha Amitabha, yang dikarang oleh Zurmang Kenchen Pema Namgyal, berdasarkan doa-doa aspirasi agung dari Karma Chakme.

Meski memiliki tubuh manusia yang sangat berharga saat ini, kita masih berada di persimpangan jalan, di mana kita dapat memilih untuk mengikuti jalur pembebasan atau kita membiarkan diri kita senantiasa terjerat dalam lautan samsara yang tak pernah berakhir. Oleh karena itu, kita harus merampungkan kualitas pencerahan tertentu ketika memiliki kesempatan dan kemampuan untuk merealisasikannya. Terdapat banyak cara untuk merampungkan kualitas-kualitas ini seperti melalui inisiasi, pandangan benar, meditasi benar dan perbuatan benar. Akan tetapi, teknik-teknik itu membutuhkan inteligensi yang lebih tinggi yang membutuhkan banyak usaha, waktu, dan energi yang hampir tidak mungkin tersedia bagi orang-orang awam di zaman modern ini.

Itulah sebabnya, Zhingdrup dianggap sederhana namun sangat bermanfaat. Zhingdrup dapat dilatih oleh siapapun, baik Rinpoche, bhiksu dan bhiksuni, serta umat awam, dengan tingkat intelegensi yang rendah, menengah ataupun tinggi. Semua orang memiliki kesempatan untuk merampungkan latihan ini. Apalagi alam suci Sukhavati merupakan alam suci yang paling terkenal dalam semua tradisi Buddhis, dan Buddha Amitabha sendiri telah memberikan jaminan bahwa siapapun dapat terlahir di alam suci-Nya jika dapat merampungkan empat kondisi untuk terlahir di alam suci itu. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kekuatan komitmen dan aspirasi Buddha Amitabha saat beliau berada dalam tingkatan Bodhisattva.

Keempat kondisi untuk terlahir di alam suci Sukhavati adalah sebagai berikut:

  1. Memvisualisasikan alam suci Sukhavati dalam pikiran kita.
  2. Mengumpulkan pahala kebajikan yang tidak terbatas melalui doa cabang tujuh.
  3. Membangkitkan pikiran pencerahan atau Bodhicitta.
  4. Menyegel pahala-pahala kebajikan dengan melakukan pelimpahan jasa dan doa aspirasi.

Zhingdrup juga merupakan latihan yang sangat efektif dan bermanfaat bagi kehidupan kita sehari-hari karena Buddha Amitabha sesungguhnya tidak terpisahkan dari Buddha Amitayus (Buddha Panjang Umur), karena Buddha Amitayus sendiri sebenarnya merupakan salah satu bentuk manifestasi dari Buddha Amitabha. Oleh karena itulah, Zhingdrup merupakan latihan tertinggi untuk meningkatkan inti sari kehidupan, kekayaan, energi positif dan pahala kebajikan, serta menenteramkan rintangan hidup dan karma-karma negatif. Pencapaian-pencapaian duniawi tersebut dapat dirampungkan secara sederhana melalui persembahan susu, air, bunga, dupa, pelita, dan torma selama puja Zhingdrup.


Biografi Singkat H.E. Zurmang Gharwang Rinpoche XII



Yang Mulia Zurmang Gharwang Rinpoche ke-12, pemimpin tertinggi Silsilah Bisikan Zurmang, terlahir sebagai seorang pangeran di keluarga Kerajaan Sikkim pada tanggal 30 Juni 1965. Raja Sikkim yang memerintah saat itu, Shri Palden Thondup Namgyal, adalah kakak dari ibu-Nya. Namun kehidupan istana tidak pernah menjadi suratan hidup Rinpoche. Bahkan sebelum lahir, beliau telah dikenali oleh Yang Mulia Gyalwa Karmapa ke-16, pemimpin Silsilah Kagyud, sebagai Zurmang Gharwang ke-12.

Garis inkarnasi yang tidak terputus ini pertama kali muncul pada abad ke-14, sebagaimana iramalkan oleh Tilopa sendiri, setelah kemunculan 13 generasi pemegang silsilah tantra esoterik-Nya yang tidak berinkarnasi sejak masa beliau.

Saat sedang mengandung Rinpoche sekitar 6 bulan, ibu-Nya menghadiri suatu upacara penting yang dipimpin oleh Yang Mulia Gyalwa Karmapa ke-16 di Biara Rumtek. Selama tarian tradisional rakyat Tibet dalam upacara itu, suatu persembahan permata diberikan kepada Yang Mulia Karmapa. Dengan melanggar tradisi-Nya sendiri, beliau menolak persembahan itu dan menunjuk ibu dari Rinpoche yang menjadi terkejut, dengan meminta sebagai gantinya agar persembahan itu diberikan kepadanya. Yang Mulia Karmapa kemudian mengumumkan bahwa beliau sedang mengandung Gharwang Rinpoche ke-12.

Rinpoche lahir di pagi hari. Orang tua-Nya mengutus seorang kurir untuk memberitahu Yang Mulia Karmapa mengenai kelahiran-Nya yang akan segera terjadi. Namun sebelum kurir itu meninggalkan rumah, Saljay Rinpoche, utusan Yang Mulia Karmapa, bersama dengan sekumpulan bhiksu, sudah berada di ambang pintu dengan suatu persembahan katha dari Yang Mulia Karmapa untuk menyambut kedatangan anak itu secara resmi pada waktu kelahirannya dan sepucuk surat yang berisi berkah Yang Mulia Karmapa bagi kesejahteraan Rinpoche.

Rinpoche secara resmi dinobatkan pada usia 11 tahun di Rumtek guna memulai pelajaran Buddhis-Nya. Beliau telah menerima banyak inisiasi pribadi, transmisi naskah ajaran serta transmisi lisan dari Yang Mulia Karmapa ke-16. Beliau juga menerima ajaran dari mendiang Yang Mulia Jamgon Kongtrul Rinpoche, Shamarpa, Tai Situpa, Sakya Trizin, Gyaltsapa, Khenchen Petse Rinpoche dan Kyabje Sonam Chopel Rinpoche. Sebagai tambahan, beliau telah belajar di bawah bimbingan para cendikiawan Buddhis termasyur seperti Khenchen Thrangu Rinpoche, Khenpo Tsultrim Gyamtso, Khenpo Chodak Tenpel, Khenpo Tenzin Phuntsok dan Khenpo Karma Choden.

Pada tahun 1987, saat masih kuliah di Nalanda Buddhist Institute yang terkenal, Rinpoche mulai membabarkan Dharma dan kemudian mengajar secara luas di Asia, Amerika dan Eropa. Guna menjangkau para pendengar internasional secara langsung, Rinpoche memberikan ajaran dalam Bahasa Inggris. Kerendahan hati dan ketulusan Rinpoche yang begitu besar telah membangkitkan kasih sayang dan rasa kagum pada banyak orang yang beruntung berjumpa dengan-Nya. Pada tahun 1990, Wali kota Los Angeles, California, Amerika Serikat menganugerahi-Nya gelar Keys of the City, yang membuat Rinpoche menjadi warga kehormatan di kota itu, dengan tujuan untuk memajukan pemahaman dan praktik Buddha Dharma yang lebih baik. Dengan pemahaman beliau atas budaya barat dan kemahiran-Nya dalam berbahasa Inggris, Rinpoche mampu membabarkan Dharma secara jelas dan efektif, dengan memperlihatkan bagaimana suatu falsafah kuno secara mengejutkan masih relevan di dunia modern ini.

Setelah merampungkan studi Buddhis Tibet secara resmi dan Bahasa Inggris pada usia 26 tahun, Rinpoche meninggalkan Rumtek untuk memulai tugas menetapkan kedudukan-Nya di Sikkim serta menetapkan kembali tempat kedudukan utama-Nya di Qinghai, Tibet, dan membentuk pusat-pusat Dharma yang tersebar di Singapura, Hong Kong, Jakarta, Medan, Surabaya, Pekan Baru, Taipei dan Kuala Lumpur.

Rinpoche telah membentuk ikatan berharga yang tidak terhitung banyaknya dan menyentuh hati banyak orang, baik kaum Buddhis maupun non Buddhis.



Jadwal Puja:

Jakarta
Sabtu, 30 Juli 2011
10.00 - 12.00 Puja Zhingdrup
12.00 - 15.00 Istirahat Makan Siang
15.00 - 17.00 Puja Zhingdrup
17.00 - 19.30 Istirahat Makan Malam
19.30 - 21.30 Transmisi dan Penjelasan Ajaran Zhingdrup

Minggu, 31 Juli 2011
10.00 - 12.00 Puja Zhingdrup
12.00 - 15.00 Istirahat Makan Siang
15.00 - 17.00 Amitabha Chao Du
17.00 - 19.30 Istirahat Makan Malam
19.30 - 21.30 Inisiasi Amitabha, Upacara Trisarana, dan Doa Aspirasi Marmi Monlam

Tempat: Restoran Nelayan
Jl. Karang Bolong Raya No. 8, Ancol
Jakarta Utara

Medan
Sabtu, 13 Agustu 2011
10.00 - 12.00 Puja Zhingdrup
12.00 - 15.00 Istirahat Makan Siang
15.00 - 17.00 Puja Zhingdrup
17.00 - 19.30 Istirahat Makan Malam
19.30 - 21.30 Transmisi dan Penjelasan Ajaran Zhingdrup

Minggu, 14 Agustus 2011
10.00 - 12.00 Puja Zhingdrup
12.00 - 15.00 Istirahat Makan Siang
15.00 - 17.00 Amitabha Chao Du
17.00 - 19.30 Istirahat Makan Malam
19.30 - 21.30 Inisiasi Amitabha, Upacara Trisarana, dan Doa Aspirasi Marmi Monlam

Tempat: Wisma Benteng
Jl. Kapten Maulana Lubis No. 6
Medan

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website Zurmang Kagyud Indonesia ini

Sabtu, 13 November 2010

Upacara Akbar Sahasrabuddha Sahasradipa (千佛千燈大法會)


Upacara Akbar Sahasrabuddha Sahasradipa (千佛千燈大法會)



Memohon Adhistana Silsilah Mula Guru Buddha Hidup Lian Sheng

Vihara Vajra Garbha Shi Cheng (True Buddha Shi cheng Temple / 狮城雷藏寺) Menyelenggarakan:
“Upacara Akbar Sahasrabuddha Sahasradipa / Persembahan Seribu Pelita Kepada Seribu Buddha”



Hari Jumat, tanggal 10 December 2010, Jam. 19.30 (waktu setempat)
Upacara Api Homa Maha Vairocana Tathagata untuk Menolak Bala, Memohon Pemberkahan, dan Penyeberangan


Hari Sabru, tanggal 11 December 2010, pk. 19.00 (waktu setempat)
Upacara Api Homa Sakyamuni Buddha untuk Menolak Bala, Memohon Pemberkahan, dan Penyeberangan


Hari Minggu, tanggal 12 December 2010, pk. 14.00 (waktu setempat)
Upacara Api Homa Padma Prabhasvara Buddha (Padmakumara) untuk Menolak Bala, Memohon Pemberkahan, dan Penyeberangan

Dipimpin oleh Vajra Acarya Shi Lian Huo, didampingi oleh Vajra acarya Shi Lian Shi dan Para Vajra Acarya lainnya, serta Bhiksu Lhama, Pandita Dharmaduta, dan Pandita Lokapalsaraya

Lokasi Upacara: Bishan St 14 (Lapangan terbuka di sebelah ITE College), Singapre

Konsultasi:
Pada tanggal 6 Desember 2010 sampai 11 Desember 2010, pukul 10.00 – 13.00 (waktu setempat), Vajra Acarya Shi Lian Huo berwelas asih memberikan Konsultasi Konsultasi. Oleh karena keterbatasan tempat, maka bagi umat yang berminat, dipersilahkan untuk segera mendaftar pada Vihara Vajra Garbha Shi Cheng (True Buddha Shi cheng Temple).

Vihara Vajra Garbha Shi Cheng mengundang seluruh saudara / saudari se-Dharma untuk ikut serta mendaftar pada upacara dharma yang sangat istimewa ini. Saudara / saudari se-Dharma bisa menghadiri upacara secara langsung atau mendaftar melalui fax/ email ke Vihara Vajra Garbha Shi Cheng. Informasi pendaftaran adalah sebagai berikut:

Pembayaran melalui cek: True Buddha Shi Cheng Temple
Alamat: 117 Sims Avenue, Singapore 387441
Telepon: (65) 6741 3438
Fax: (65) 6741 7436
Email: dharma@shicheng.org
Website: http://www.shicheng.org/ (untuk penjelasan lebih lanjut dan download formulir pendaftaran)


Semoga Upacara Dharma Ini Dapat Memberikan Manfaat Yang Tak Terhingga Bagi Semua Makhluk
Segala Pahala Kebajikan dari pembabaran Dharma di blog ini, seluruhnya dipersembahkan kepada Mula Guru Dharmaraja Lian Sheng, semoga Dharmaraja Lian Sheng selamanya menetap di dunia, dan memutar Roda Dharma dalam bentuk kendaraan besar dan kecil untuk berbagai tingkat kemampuan dalam motivasi semua makhluk yang ada saat ini. Semoga saya dapat segera mencapai Pencerahan Sempurna demi semua makhluk. Semoga semua makhluk yang hidup di Samsara dapat berjodoh dengan Buddha Dharma, mempraktekkan Dharma, setelah memperoleh pengetahuan, dapat mengalahkan musuh - musuh yang berbahaya, dari ketiga racun, dan dapat mencapai Pencerahan

Om Mani Padme Hum

Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Saudara Sedharama, Lian Hua Shi An yang telah menerjemahkan sangat banyak Materi Dharma dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia, yang mana hasil terjemahannya sangat banyak yang saya post di blog ini

Manjusri Mantra

Music


Music